
Kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik Rumah Tangga dan Launching Digitalisasi Pemetaan Gerakan Pemilahan dan Pengurangan Sampah Rumah Tangga di Balai Desa Jetak Kecamatan Getasan telah dilaksanakan pada Kamis 27 Mei 2021
Pada
Kamis, 27 Mei 2021 telah dilaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan
Sampah Organik dan Anorganik Rumah Tangga dan Launching Digitalisasi Pemetaan Gerakan
Pemilahan dan Pengurangan Sampah Rumah Tangga di Balai Desa Jetak Kecamatan
Getasan.
Kegiatan
Bimtek dimulai dengan sambutan Kepala Desa Jetak dan Camat Getasan yang
diwakili oleh Kepala Seksi Pembangunan dan Pengembangan Masyarakat Daerah
Kecamatan Getasan. Kegiatan dibuka oleh Bapak Kabid Peningkatan Kapasitas
Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Semarang dilanjutkan dengan Launching
Digitalisasi Pemetaan Gerakan Pemilahan dan Pengurangan Sampah Rumah Tangga.
Kemudian dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan tas sampah pemilah dan
tong sampah (komposter) dari DLH Kab. Semarang ke Desa Jetak.
Materi
bimbingan teknis pengelolaan sampah disampaikan oleh narasumber dari Yayasan
Bintari Semarang yang terbagi menjadi dua materi yaitu Teknik Pengelolaan Sampah
Anorganik Rumah Tangga dengan Manajemen Bank Sampah disampaikan oleh Fitri Ulul
Azizah, S.Tr.Sos dan Teknik Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga Tuntas di
Tempat dengan Komposter disampaikan oleh Yuliana Rachmawati, S.Si., M.Ling.
Dalam
sesi diskusi yang berlangsung setelah penyampaian materi diperoleh kesimpulan
bahwa hampir semua dusun di Desa Jetak sudah memiliki bank sampah salah satunya
adalah Bank Sampah Sekar Arum dari Dusun Gajihan yang sudah bermitra dengan
pengepul dalam penjualan sampah kresek. Hal tersebut bisa menjadi referensi
bank sampah yang ada di dusun lain yang sampah kreseknya belum bisa
terselesaikan. Di samping bank sampah yang bersistem tabungan, di Desa Jetak
juga terdapat bank sampah yang memiliki sistem sedekah sampah yang mana hasil
penjualannya digunakan untuk kepentingan dusun.
Pelaksanaan
kegiatan pembinaan tersebut tetap mengikuti himbauan pemerintah tentang
social/physical distancing dan melaksanakan protokol kesehatan yaitu dengan
memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun / handsanitizer sebelum masuk
dan keluar ruangan serta tidak berjabat tangan.