
Kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik Rumah Tangga pada Kamis 18 November 2021 di Dusun Sukodono Desa Kebumen Kecamatan Banyubiru.
Kegiatan
Bimbingan Teknis Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik Rumah Tangga pada Kamis
18 November 2021 di Dusun Sukodono Desa Kebumen Kecamatan Banyubiru yang
dihadiri oleh 25 peserta yang terdiri dari Ibu-Ibu Kader PKK, pengurus bank
sampah, dan karang taruna.
Kegiatan
Bimtek dimulai dengan sambutan Kepala Desa Kebumen dan kegiatan dibuka oleh Ibu
Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Semarang dilanjutkan dengan
penyerahan secara simbolis bantuan tas pemilah sampah dan tempat sampah
komposter dari DLH Kab, Semarang ke Desa Kebumen.
Sebelum
ke materi inti, disampaikan materi terkait Perda Kab. Semarang tentang
Pengelolaan Sampah pada Bank Sampah oleh Bapak Kepala Bidang Peningkatan
Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Semarang. Materi bimbingan teknis
pengelolaan sampah disampaikan oleh narasumber dari Yayasan Bintari Semarang
yang terbagi menjadi dua materi yaitu Teknik Pengelolaan Sampah Anorganik Rumah
Tangga dengan Manajemen Bank Sampah dan Teknik Pengelolaan Sampah Organik Rumah
Tangga Tuntas di Tempat dengan Komposter yang disampaikan oleh Ahmad
Ghofarudin.
Setelah
penyampaian materi dari narasumber, dibuka sesi diskusi dan sharing bersama peserta bimtek
diantaranya didapatkan informasi bahwa sudah ada rintisan bank sampah yang
terbentuk di Dusun Sukodono Desa Kebumen dan kegiatan pengelolaan sampah yang
sudah berjalan berupa pengambilan sampah dari rumah tangga dan sedekah
sampah-sampah anorganik untuk keperluan sosial dusun. Sampah anorganik dari
warga akan dipilah kembali oleh petugas sampah dan hasil penjualan dari sampah
tersebut dipergunakan untuk operasional Tempat Pendidikan Al-Quran (TPA). Dalam
pelaksanaan bank sampah belum dilakukan pencatatan jumlah sampah yang sudah
terkelola di bank sampah. Dijelaskan oleh narasumber dari Bintari bahwa
pencatatan sampah penting dilakukan untuk mengetahui berapa sampah yang
dihasilkan di Dusun Sukodono.
Pelaksanaan
kegiatan pembinaan tersebut tetap mengikuti himbauan pemerintah tentang
social/physical distancing dan melaksanakan protokol kesehatan yaitu dengan
memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun / handsanitizer sebelum masuk
dan keluar ruangan serta tidak berjabat tangan.